Parenting

Gejala Cacar Air Pada Bayi Dan Cara Mengobatinya Yang Tepat

Siapa yang tak mengetahui penyakit cacar air. Masalah kesehatan yang pada umumnya sering menyerang anak usia sekola dasar ini, ternyata bisa dialami oleh siapa saja. Termasuk mampu menyerang bayi yang belum genap berusia satu taun. Lalu, apa saja gejala cacar air pada bayi? Bagi Anda yang ingin mengetahui informasi selengkapnya sebaiknya Anda menyimak informasi berikut.

gejala cacar air pada bayi

Cacar air sejatinya merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus varisela zoster. Penyakit yang tergolong menular ini, bisa terjangkit oleh siapa saja tak terkecuali bayi. Hal tersebut dikarenakan cacar air sering kali mengincar orang-orang dengan sistem kekebalan tubuh rendah. Dan di satu sisi, bayi merupakan golongan orang yang memiliki kekebalan tubuh rendah jika dibandingkan dengan anak maupun orang dewasa.

Ciri-ciri dan gejala cacar air pada bayi

Mungkin sebagian dari pada Anda memiliki pertanyaan, apa gejala cacar air pada bayi sama halnya dengan gejala yang dialami oleh orang dewasa? Dan jawabannya adalah ya. Menurut dr. Sara Elise Wijono, Mres dari klikdokter, tanda maupun ciri-ciri cacar air pada bayi yang paling mudah dikenali ialah demam yang disertai dengan munculnya bintik merah pada kulit.

Bintik merah tersebut akan melenting dan isinya berupa cairan. Pada umumnya itu akan mulai muncul di sekitaran wajah atau tangan, hingga lama kelamaan akan menyebar ke area tubuh lainnya seperti kaki, kepala, perut dan punggung. Selain itu, cacar air pada bayi juga akan menimbulkan rasa gatal yang luar biasa. Sehingga ia akan rewel atau menangis secara intens akibat gatal yang dirasakan.

maka dari itu, apabila bayi sering kali rewel yang disertai dengan munculnya bintik merah melenting di kulit, maka bisa dipastikan bahwa ia tengah menderita cacar air. Dan setelah berbagai gejalanya muncul nantinya bintik merah akan pecah, kering hingga menyebabkan koreng di tubuh bayi. Namun para orang tua jangan khawatir. Karena nantinya bekas luka akibat cacar air tersebut akan hilang dengan sendirinya dalam kurun waktu beberapa hari bahkan minggu.

Bagaimana cara mengobati cacar air pada bayi?

Sejatinya, cacar air bisa disembuhkan dengan hanya melakukan perawatan di rumah. Berikut beberapa perawatan yang bisa dilakukan:

  • Memberi ASI lebih sering. Bagi bayi yang masih menyusui, Ibu sangat dianjurkan untuk lebih sering memberi ASI. Hal tersebut bertujuan agar tubuh bayi terhindar dari dehidrasi dan mendapatkan sistem kekebalan tubuh dari ASI lebih optimal lagi. Adapun apabila bayi sudah berusia enam bulan, maka Ibu wajib memberikan MPASI yang kaya akan nutrisi serta air putih.
  • Kenakan pakaian berbahan katun. Karena katun sendiri bersifat halus serta tidak menyebabkan iritasi pada kulit bayi. Selain itu, pakaian dengan bahan katun ini juga bisa membuat bayi menjadi lebih nyaman.
  • Oleskan losion khusus bayi. Adapun untuk mempercepat proses penyembuhan bekas lukanya, ibu bisa mengoleskan losion khusus bayi secara rutin setelah si kecil mandi. Tak hanya dapat membantu memudarkan bekas luka, penggunaan losion ini juga mampu melembutkan kulit si kecil yang kering.
  • Membawa si kecil berobat ke dokter. Apabila cacar pada bayi mengakibatkan gejala yang sangat mengganggu, yang membuatnya rewel dan tidak mau menyusui, maka cara ini bisa Anda lakukan. Dokter akan memberikan obat dengan resep sedemikian rupa sesuai dengan usia, berat badan serta kondisinya.

Sejatinya cacar air pada bayi merupakan kondisi yang patut untuk diwaspadai. Untuk itu, selalu perhatikan setiap perubahan yang dialami bayi, agar gejala penyakit lebih kronis bisa dicegah sejak dini. Semoga bermanfaat.

Artikel Lainnya

Back to top button
Close
Close