Manfaat

3 Manfaat Daun Sambiloto Untuk Kesehatan Tubuh, Dapat Cegah Kanker!

Manfaat daun sambiloto ternyata memiliki khasiat yang begitu luar biasanya khususnya bagi kesehatan tubuh manusia. Bahkan salah satu manfaatnya digadang-gadang mampu mencegah penyakit kanker secara efektif. Nah untuk mengetahui informasi selengkapnya, sebaiknya Anda simak ulasan singkat berikut.

manfaat daun sambiloto

Sambiloto merupakan salah satu jenis tanaman yang mana diketahui memliki zt aktif bernama andrografolida. Zat ini terkandung dalam daun serta batang sambiloto. Tumbuhan yang satu dikenal dengan rasanya yang sangat pahit. Meski bgitu di bidang kesehatan, manfaatnya sangat layak untuk diperhitungkan. Meski beberapa dari manfaatnya masih memerlukan penanganan lebih lanjut, namun dengan mengonsumsinya diercaya mampu merangsang kekebalan tubuh hingga mencegah berbagai serangan penyakit.

Khasiat dan manfaat saun sambiloto bagi kesehatan

Berikut adalah berbagai manfaat, yang bisa Anda ambil dengan mengonsumsi daun sambiloto. Diantaranya ialah:

1. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

Salah satu manfaat daun sambiloto ialah dipercaya mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Ekstrak tanaman ini diketahui bersiofat imunostimulan, yakni mampu meningkatkan kinerja organ-organ tubuh yang berhubungan dengan sistem imun. Sifat tersebut umumnya bekerja pada infeksi saluran pernapasan atas serta terhadap infeksi HIV.

Tak hanya itu, sambiloto juga kerap digunakan untuk meredakan peradangan (inflamasi serta mengurangi keluhan-keluhan yang mana berkaitan dengan organ hati.

2. Meringankan gejala pilek

Suatu penelitian menemukan, bahwasannya manfaat sambiloto dalam bentuk ekstrak yang dikombinasikan dengan manfaat ginseng mungkin mampu meringankan gejala pilek. Seperti halnya bersin, nyeri tenggorokan hidung terseumbat dan beringus hingga batuk-batuk. Pada umumnya, gejala tersebut akan berkurang setelah 2 hari mengonsumsi sambiloto. Bahkan berbagai gejala pilek tersebut juga bisa menghilang setelah empat hingga lima hari mengonsumsi sambiloto.

Apabila Anda ingin mencoba mencegah pilek dengan tanaman obat herbal yang satu ini, maka disarankan untuk memadukan daun sambiloto dengan dengan ekstrak ginseng. Selain itu, apabila Anda menggunakan produk herba ekstrak sambiloto pastikan terlebih dahulu produk tersebut telah terdaftar BPOM sebelum Anda mengonsumsinya.

3. Mencegah kanker

Dari hasil sebuah penelitian menunjukkan bahwasannya manfaat daun sambiloto juga kemungkinan mampu mencegah kanker. Dalam penelitian tersebut juga diketahui bahwasannya sambiloto mampu menghambat pembelahan sel kanker. Hanya saja yang perlu diingat disini ialah hasil penelitian baru dilakukan sebatas di laboraturium. Sehingga manfaat yang satu ini masih memerlukan penelitian lebih lanjut.

Selain dari pada itu, banyak pakar kesehatan yang meyakini bahwa masih banyak lagi manfaat dari sambiloto yang berguna bagi kesehatan. Mulai dari mengatasi keputihan, asam urat, asam lambung, diabetes, darah tinggi, ambeien, stroke, prostat, ginjal, hepatitis, penyakit kulit seperti gatal dan eksim, membantu menurunkan berat badan hingga baik untuk kecantikan kulit wajh seperti menghilangkan jerawat.

Waspadai efek samping sambiloto!

Pada dasarnya, mengonsumsi sambiloto dengan dosis yang tepat serta dalam jangka waktu yang pemndek, maka tidak berbahaya. Meski begitu, mengonsumsi sambiloto juga memiliki resiko terjadinya sejumlah efek samping. Mulai dari diare, muntah, sakit kepala, hidung berair, ruam, kelalahan hingga hilangnya nafsu makan.

Untuk itu, tidak disarankan untuk mengonsumsi msambiloto melebihi dosis dan jangka panjang guna menghindari terjadinya resiko reaksi alergi yang serius, pembengkakan kelenjar getah ben ing hingga peningkatan enzim di hati. Selain itu, sebaiknya hindari penggunaan sambiloto apabila Anda:

  • Hamil dan menyusui
  • Memiliki tekanan darah rendah
  • Mengidap penyakit autoimun
  • Ingin segera memiliki momongan
  • Memiliki kondisi gangguan darah

Nah itulah berbagai mafaat daun sambiloto yang mana dipercaya mampu mencegah hingga mengobati penyakit, meski masih dalam tahap memerlukan penelitian lebih lanjut. Apabila Anda masih ragu untuk cara mengolah atau mengonsumsinya, maka Anda bisa berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter. Semoga bermanfaat!

Artikel Lainnya

Back to top button
Close
Close